Tampilkan postingan dengan label lampu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lampu. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 15 Februari 2014
Lampu Berwarna Biru Pengusir Kantuk Paling Efektif Pengganti Kopi
Kopi terbukti paling ampuh untuk mengusir rasa kantuk. Namun efek samping kopi kurang disukai para pengendara mobil karena harus sering-sering berhenti mencari toilet. Alternatifnya, pasang saja lampu biru di kabin.
Para ilmuwan di Universite Bordeaux Segalen baru-baru ini membuktikan nyala lampu berwarna biru sama manjurnya dengan efek kafein pada kopi dalam mengusir kantuk. Tentunya tanpa disertai sering buang air kecil seperti yang terjadi usai minum kopi.
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEho1z4sKp1RijWrHEqudiLh7leO6wKQ-XhNqBzhjVNqX2MLHLZAFad6k9Cft5Odd4rOiFL-vb18pzCLhBpRpaqcqlDYOY4rcnF7gGYxjHrxSuxgFIrDn_iUglKKBtYslanP53F9kYB_z_ds/s280/073148_lampubiruts-711738.jpg)
Temuan ini diharapkan bisa menginspirasi desain mobil atau kendaraan yang lebih aman di masa mendatang. Dengan memasukkan lampu berwarna biru sebagai bagian dari desain interior mobil modern, maka angka kecelakaan akibat pengemudi mengantuk diharapkan akan berkurang.
Eksperimen terhadap 48 pengemudi yang menempuh jarak 400 km menunjukkan, tingkat kesalahan yang dilakukan pengemudi berkurang berkat lampu biru. Pelanggaran marka jalan dilakukan 15 kali oleh pengemudi yang terpapar lampu biru, 13 kali pada pengemudi yang minum kopi dan 26 kali pada pengemudi yang tidak mendapat apa-apa.
Penelitian yang dipublikasikan di jurnal PLoS ONE ini membuktikan bahwa warna biru bisa meningkatkan kewaspadaan dengan merangsang sel-sel ganglion retina. Dikutip dari Daily Mail), sel-sel tersebut terdapat pada retina yakni lapisan yang terletak di bagian belakang bola mata.
Sel-sel ganglion retina tersebut juga terhubung dengan saraf-saraf kesadaran. Oleh karena itu, rangsang di bagian ini bisa meningkatkan sekresi atau pelepasan melatonin yakni hormon yang membuat orang bisa terjaga dan tetap awas sepanjang malam.
Berbagai penelitian terdahulu menunjukkan bahwa sepertiga korban kecelakaan di jalan raya berhubungan dengan rasa kantuk. Gara-gara mengantuk, pengemudi bisa kehilangan kewaspadaan, kemampuan refleks dan persepsi visual dalam arti penglihatannya menurun.
Sumber
Para ilmuwan di Universite Bordeaux Segalen baru-baru ini membuktikan nyala lampu berwarna biru sama manjurnya dengan efek kafein pada kopi dalam mengusir kantuk. Tentunya tanpa disertai sering buang air kecil seperti yang terjadi usai minum kopi.
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEho1z4sKp1RijWrHEqudiLh7leO6wKQ-XhNqBzhjVNqX2MLHLZAFad6k9Cft5Odd4rOiFL-vb18pzCLhBpRpaqcqlDYOY4rcnF7gGYxjHrxSuxgFIrDn_iUglKKBtYslanP53F9kYB_z_ds/s280/073148_lampubiruts-711738.jpg)
Temuan ini diharapkan bisa menginspirasi desain mobil atau kendaraan yang lebih aman di masa mendatang. Dengan memasukkan lampu berwarna biru sebagai bagian dari desain interior mobil modern, maka angka kecelakaan akibat pengemudi mengantuk diharapkan akan berkurang.
Eksperimen terhadap 48 pengemudi yang menempuh jarak 400 km menunjukkan, tingkat kesalahan yang dilakukan pengemudi berkurang berkat lampu biru. Pelanggaran marka jalan dilakukan 15 kali oleh pengemudi yang terpapar lampu biru, 13 kali pada pengemudi yang minum kopi dan 26 kali pada pengemudi yang tidak mendapat apa-apa.
Penelitian yang dipublikasikan di jurnal PLoS ONE ini membuktikan bahwa warna biru bisa meningkatkan kewaspadaan dengan merangsang sel-sel ganglion retina. Dikutip dari Daily Mail), sel-sel tersebut terdapat pada retina yakni lapisan yang terletak di bagian belakang bola mata.
Sel-sel ganglion retina tersebut juga terhubung dengan saraf-saraf kesadaran. Oleh karena itu, rangsang di bagian ini bisa meningkatkan sekresi atau pelepasan melatonin yakni hormon yang membuat orang bisa terjaga dan tetap awas sepanjang malam.
Berbagai penelitian terdahulu menunjukkan bahwa sepertiga korban kecelakaan di jalan raya berhubungan dengan rasa kantuk. Gara-gara mengantuk, pengemudi bisa kehilangan kewaspadaan, kemampuan refleks dan persepsi visual dalam arti penglihatannya menurun.
Sumber
#bcfda5
Senin, 02 Desember 2013
yg naik motor PERLU GA NYALAKAN LAMPU MOTOR SIANG HARI
Bikers just sharing apakah Perlu Nyalakan lampu motor di siang hari?

1. Boros energy
lampu kendaraan itu di ciptakan untuk malam hari bukan siang hari; Bohlam lampu depan + blakang menyala terus akibatnya accu / battery cepet soak umur nya tdk spt biasanya --> ada yg mau ganti / mengcover ga ya yg buat peraturan ini ? bohlamp putus / accu soak ada yg mo gantiin free/gratis gtu?
sdh macet di jkt buang2 bensin berapa liter?, sekarang ditambah bohlamp +accu .ck..ck..ck

2. jika lampu hanya motor yg nyala kenapa mobil tidak? memang yg tabrakan hanya motor dgn motor ? jika tnyt mobil di haruskan nyala " MARILAH KITA MEMBOROSKAN ENERGY LAGI BERSAMA SAMA "
3. Apa mata pengendara motor RABUN di siang hari? pake nyalakan lampu di siang hari? kalu mau apes / tabrakan ya tabrakan aj kali
.contoh :
NGEBUT TANPA RASIO ,
UGAL-UGALAN DI JALAN ,
NYELONONG LAMPU MERAH ,
TABRAKAN DI JALAN KRN TDK NYALAKAN LAMPU DI SIANG HARI ? HAH.. KORELASI NYA DI MANA ? PENELITIAN DI JAWA TIMUR / MALAYSIA ?
malam haripun yg pake lampu tabrakan juga
perumpamaan neeh sbb:
Untuk menekan angka kemalingan di rumah-rumah maka di haruskan rumah2 menyalakan lampu di setiap ruangannya setiap hari ? --> DI MANA KORELASINYA ? LOGIKANYA MASUK GA ?
4. bisa dipahami polisi concern kpd angka jumlah kecelakaan di jalan tetapi seyogya nya peraturan ini tidak membebani rakyat mengeluarkan biaya utk accu + bohlamp / boros energy yg sekarang gencar2 nya menggalakkan bumi yg hijau GO GREEN ; mengantisipasi pemanasan global
Thank You buat yg sdh baca thread ini

ini sih skdar share aja dari Fkta di lapangan ..barang kali
bisa lebih diperhatikan lagi ..ataua agan agan ada yang berpendapat lain silahkan share di mari
sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=8973783
1. Boros energy
lampu kendaraan itu di ciptakan untuk malam hari bukan siang hari; Bohlam lampu depan + blakang menyala terus akibatnya accu / battery cepet soak umur nya tdk spt biasanya --> ada yg mau ganti / mengcover ga ya yg buat peraturan ini ? bohlamp putus / accu soak ada yg mo gantiin free/gratis gtu?
sdh macet di jkt buang2 bensin berapa liter?, sekarang ditambah bohlamp +accu .ck..ck..ck

2. jika lampu hanya motor yg nyala kenapa mobil tidak? memang yg tabrakan hanya motor dgn motor ? jika tnyt mobil di haruskan nyala " MARILAH KITA MEMBOROSKAN ENERGY LAGI BERSAMA SAMA "
3. Apa mata pengendara motor RABUN di siang hari? pake nyalakan lampu di siang hari? kalu mau apes / tabrakan ya tabrakan aj kali
.contoh :
NGEBUT TANPA RASIO ,
UGAL-UGALAN DI JALAN ,
NYELONONG LAMPU MERAH ,
TABRAKAN DI JALAN KRN TDK NYALAKAN LAMPU DI SIANG HARI ? HAH.. KORELASI NYA DI MANA ? PENELITIAN DI JAWA TIMUR / MALAYSIA ?
malam haripun yg pake lampu tabrakan juga
perumpamaan neeh sbb:
Untuk menekan angka kemalingan di rumah-rumah maka di haruskan rumah2 menyalakan lampu di setiap ruangannya setiap hari ? --> DI MANA KORELASINYA ? LOGIKANYA MASUK GA ?
4. bisa dipahami polisi concern kpd angka jumlah kecelakaan di jalan tetapi seyogya nya peraturan ini tidak membebani rakyat mengeluarkan biaya utk accu + bohlamp / boros energy yg sekarang gencar2 nya menggalakkan bumi yg hijau GO GREEN ; mengantisipasi pemanasan global
Thank You buat yg sdh baca thread ini
ini sih skdar share aja dari Fkta di lapangan ..barang kali
bisa lebih diperhatikan lagi ..ataua agan agan ada yang berpendapat lain silahkan share di mari
Langganan:
Postingan (Atom)